Pembangunan

Alhamdulillah kami ucapkan jazaakumullaah khoiron kepada para donatur yang telah membantu Panti Asuhan Muhammadiyah Tuksono dalam bentuk apapun, kami berdoa semoga Allah Subhaanahu wata’ala selalu melimpahkan rahmat-Nya pada kita, memberikan kesehatan, keberkahan, kemudahan urusan baik di dunia  maupun di akhirat kelak. Aamiin

Bagi yang ingin berdonasi untuk pembuatan pagar asrama, bisa disalurkan lewat rekening kami ( Kolom Tentang Kami–>No Rekening), terima kasih.

 

 

Perlombaan

Perlombaan dalam rangka acara Milad Panti Asuhan Muhammadiyah AR. Fahruddin di Tambak, Wates Kulon Progo. Panti Asuhan Muhammadiayah Tuksono mengikuti acara tersebut dengan mengirimkan santri untuk berpartisipasi dalam acara tersebut yang diadakan tiga tahun sekali. Alhamdulillah Panti Asuhan Muhammadiyah Tuksono meraih semua jenis perlombaan sehingga terpilih sebagai Juara Umum.

KOKAM

Anak-anak Panti Asuhan Muhammadiyah Tuksono juga diikutsertakan dalam berbagai kegiatan KOKAM, seperti DIKSAR KOKAM, Vertical Rescue, dan dalam berbagai kegiatan AMM. Gambar Latihan Vertical Rescue di atas dilaksanakan di desa Ponjong Gunung kidul- Yogyakarta.

Kisah

Syarat-Syarat Berbuat Maksiat

Seorang laki-laki datang ke hadapan Imam Ibrohim bin Adham dan bertanya. Wahai Imam ! Jiwaku mengajakku untuk berbuat maksiat kepada Allah maka berikanlah kepada sebuah nasehat !

Maka beliau menjawab : kalau jiwamu mengajakmu berbuat maksiat kepada Allah, maka tidak mengapa anda mematuhinya tapi aku mempunyai lima syarat yang harus anda penuhi.

Maka laki-laki tersebut berkata : sampaikan kepadaku syarat syarat tersebut.

Maka Imam Ibrohim bin Adham mulai menjelaskan : kalau anda hendak berbuat maksiat kepada Allah maka bersembunyilah di suatu tempat yang Allah tidak melihatmu.

Maka laki-laki tersebut berkata : Subhanallah… dimana aku hendak bersembunyi ! Sedangkan tidak ada sesuatu apapun yang tersembunyi dari Allah !

Kemudian Imam Ibrohim bin Adham menimpalinya : apakah anda tidak malu berbuat maksiat kepada Allah sedangkan Allah melihat anda ? Terdiamlah laki-laki tersebut.

Kemudian Imam Ibrohim bin Adham bertanya lagi : kalau anda hendak berbuat maksiat, jangan berbuat maksiat diatas bumi-Nya.

Lalu laki-laki tersebut dengan penuh keheranan berkata : kemana aku hendak pergi, sedangkan alam ini, semuanya milik-Nya ?

Maka Imam Ibrohim bin Adham berkata : apakah anda tidak malu berbuat maksiat kepada-Nya sedangkan anda tinggal diatas bumi-Nya ? Terdiamlah orang tersebut.

Imam Ibrohim bin Adham bertanya kembali : kalau anda hendak berbuat maksiat kepada Allah, jangan makan dari rejeki-Nya.

Orang tersebut menjawab : bagaimana aku bisa hidup ?! Padahal seluruh nikmat datangnya dari sisi-Nya !

Maka Imam Ibrohim bin Adham menimpali : apakah anda tidak malu bermaksiat kepada Allah sedangkan Dia yang telah memberi makan dan minum kepada anda ? Dan orang tersebut tidak mampu berkata sepatah katapun.

Kemudian Imam Ibrohim bin Adham bertanya lagi : kalau datang malaikat kepadamu dan membawamu ke neraka, jangan mau pergi bersamanya.

Maka orang tadi menjawab : Subhanallah… apakah aku mempunyai kekuatan untuk menghalangi mereka sedangkan mereka menarikku dengan kuat !

Maka Imam Ibrohim bin Adham melanjutkan penjelasannya : apabila datang catatan perbuatanmu maka ingkarilah apa yang tertulis di dalamnya.

Maka orang tersebut berkata : bagaimana dengan para Malaikat yang mencatat setiap amal perbuatan seseorang, mereka tidak pernah lalai dari tugas-tugasnya dan mereka akan memberikan kesaksiannya ?!

Lalu menangislah orang tersebut dan beranjak pergi !

Oleh: Ust. Abu Sa’ad